Sabah Rabah Kedua, Rektor IAIN Bone Minta Pembenahan Tata Kelola Dipercepat

Sabah Rabah Kedua, Rektor IAIN Bone Minta Pembenahan Tata Kelola Dipercepat

21 Oktober 2026

BONE - Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone Prof. Dr. H. Lukman Arake, Lc., M.A. meminta jajaran pimpinan dan unit kerja memperkuat koordinasi untuk mempercepat pembenahan tata kelola kelembagaan. Arahan itu disampaikan dalam rapat Sabah Rabah kedua di Ruang Rapat Rektorat IAIN Bone, Rabu (21/10/2026).

Rapat yang dimulai pukul 07.30 WITA itu membahas sejumlah persoalan, mulai dari pengelolaan anggaran dan Barang Milik Negara (BMN), kesiapan dokumen pemeriksaan, hingga penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan. Sebanyak 26 dari 29 peserta yang tercatat dalam laporan menghadiri pertemuan tersebut.

Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Dr. H. Hasbi Siddik, M.Pd.I. memaparkan perkembangan realisasi anggaran dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Hingga 21 Oktober 2026, realisasi belanja tercatat 80,5 persen, sedangkan penerimaan PNBP mencapai Rp19,5 miliar dari target Rp23 miliar.

Dalam pemaparannya, Dr Hasbi juga menjelaskan sejumlah proses pengadaan dan pemeliharaan fasilitas kampus, serta perkembangan perencanaan pembangunan gedung Fakultas Syariah dan Hukum Islam melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI) Dr. Andi Patimbangi, S.Pd., M.Pd. kemudian menyampaikan sejumlah hal terkait pengawasan internal dan tata kelola aset.

Pembahasan mencakup penertiban administrasi BMN, kelengkapan dokumen, pelaporan maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), pembangunan Zona Integritas, serta penyelesaian temuan pemeriksaan.

Dalam sesi tanggapan, peserta turut membahas persiapan dokumen untuk pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), pemanfaatan aset kampus untuk mendukung penerimaan PNBP, serta penyelesaian administrasi atas temuan pemeriksaan.

Rapat juga menyoroti perlunya koordinasi ant unit kerja agar pemenuhan data dan dokumen dapat berjalan lebih cepat.

Menutup rapat, Prof. Lukman meminta pihak terkait memperkuat kerja sama dalam pemenuhan dokumen pemeriksaan dan pelaporan, merapikan pencatatan aset, serta mempercepat penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan. Ia juga mengarahkan agar pemanfaatan aset kampus, termasuk lahan dan fasilitas yang memerlukan penataan administrasi, mendapat perhatian khusus.

Sabah Rabah merupakan forum koordinasi pimpinan IAIN Bone yang diluncurkan pada 7 Oktober 2026. Forum ini dirancang untuk membahas capaian, mengidentifikasi persoalan di setiap unit kerja, dan merumuskan penyelesaian secara bersama.

(humas/iainbone)

Kembali