IAIN Bone Bentuk Tim Kerja Admisi, Bidik Mahasiswa Baru Lebih Agresif

IAIN Bone Bentuk Tim Kerja Admisi, Bidik Mahasiswa Baru Lebih Agresif

22 Oktober 2026

BONE – IAIN Bone membentuk Tim Kerja Admisi yang akan bekerja untuk mengelola proses penerimaan mahasiswa baru. Tim yang terdiri dari 43 orang ini menggelar pertemuan perdana di Ruang Rapat Pimpinan Kampus I, Kamis (22/10/2026).

Tim dibentuk melalui Keputusan Rektor Nomor 495 Tahun 2026 dan terbagi dalam enam divisi: Administrasi, IT dan Data, Publikasi dan Konten, Program dan Marketing, Helpdesk, serta Pendaftaran dan Seleksi.

Tim ini bertugas mengawal tahapan penerimaan mahasiswa baru, mulai dari penguatan branding kampus dan sosialisasi kreatif, peningkatan kualitas layanan, pelaksanaan seleksi, hingga evaluasi hasil penerimaan. Upaya ini diarahkan untuk meningkatkan jumlah penerimaan mahasiswa baru.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Prof. Dr. Ridhwan, S.Ag.,M.Ag., menyebut tim ini berbeda dari panitia penerimaan mahasiswa baru sebelumnya yang bersifat periodik.

"Tim admisi ini kita berharap tidak pernah putus kegiatannya, terutama di divisi sosialisasinya," ujarnya.

Ketua Tim Admisi, Syamsuriadi, S.Sos., M.Si., mengingatkan bahwa persaingan antarkampus ke depan akan makin ketat. Ia menyebut sejumlah perguruan tinggi Islam di Sulawesi Selatan mencatat penurunan tajam jumlah pendaftar.

"Tidak ada jaminan tahun 2027 akan seperti tahun ini. Kampus-kampus lain, apalagi yang berstatus universitas, pasti semakin agresif," katanya.

Syamsuriadi mendorong setiap divisi merampungkan rencana kerja sebelum November 2026. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat tracer study alumni sebagai bahan promosi kepada calon mahasiswa baru.

Selain penerimaan reguler, tim ini juga akan menangani sosialisasi jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk 12 program studi S1 yang izinnya telah turun dari Kemendiknas.

Prof. Ridhwan menambahkan, IAIN Bone juga sedang menyiapkan pembukaan sejumlah program studi baru, di antaranya S3 Hukum Keluarga Islam dan S2 Manajemen Pendidikan Islam.

(humas/iainbone)

Kembali