Rektor Buka Halaqah Intelektual FKI Ulul Al-Bab IAIN Bone, Ingatkan Mahasiswa Soal Masa Emas Perkuliahan

Rektor Buka Halaqah Intelektual FKI Ulul Al-Bab IAIN Bone, Ingatkan Mahasiswa Soal Masa Emas Perkuliahan

24 Juni 2026

BONE – Forum Kajian Ilmiah (FKI) Ulul Al-Bab Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone menggelar pembukaan Halaqah Intelektual di Aula Fakultas Tarbiyah, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema "Dari Gagasan ke Gerakan: Membangun Intelektual Muda yang Kritis, Artikulatif, dan Berpengaruh" ini menandai dimulainya rangkaian kaderisasi tingkat II yang akan berlangsung hingga 30 Juni 2026.

Kegiatan diikuti sekitar 15 peserta terpilih sebagai bagian dari kaderisasi lanjutan untuk mempersiapkan calon pengurus FKI Ulul Al-Bab. Hadir dalam pembukaan ini Rektor IAIN Bone, Pembina FKI Ulul Al-Bab Dr. H. Muhammad Fakhri Amir, Lc., M.E., Demesioner Ketua Umum FKI periode 2011 Burhanuddin, S.Pd.I., M.Pd., serta Sekretaris Jenderal Dewan Eksekutif Mahasiswa IAIN Bone.

Rektor IAIN Bone, Prof. Lukman Arake, membuka kegiatan secara resmi dan menekankan bahwa masa perkuliahan adalah fase paling berharga dalam perjalanan hidup seorang mahasiswa. Ia menyebutnya sebagai Al-Ashr Adz-Dzahabi atau masa emas, yakni waktu terbaik untuk membentuk kepribadian, karakter, dan intelektualitas sebelum tersita oleh beban kehidupan pascakelulusan.

Prof. Lukman juga menguraikan perbedaan mendasar antara pengetahuan dan ilmu dalam perspektif Al-Qur'an. Menurutnya, pengetahuan bersifat mendua dan bisa mengarah pada hal baik maupun buruk, sementara ilmu sejati selalu mendatangkan manfaat dan mengarahkan pemiliknya pada kebaikan. Karakter inilah yang melekat pada sosok Ulul Albab sebagai orang yang berpikir jernih dan terkendali oleh akal sehat.

Sementara itu, Pembina FKI Ulul Al-Bab, Dr. Muhammad Fakhri Amir, menegaskan bahwa forum ini adalah sarana penting untuk terus memperbarui kapasitas diri. Ia mengibaratkan manusia seperti perangkat elektronik yang perlu di-upgrade agar dapat berfungsi optimal di tengah dinamika zaman yang terus berubah.

Penulis: Burhanuddin | Foto: Burhanuddin | Editor: Junaid

Kembali