Rektor Baru IAIN Bone: Jabatan Ini Amanah, Bukan Hak Istimewa

Rektor Baru IAIN Bone: Jabatan Ini Amanah, Bukan Hak Istimewa

18 Mei 2026

WATAMPONE - Setelah dilantik Menteri Agama di Jakarta, Rektor IAIN Bone Prof. Dr. H. Lukman Arake, Lc. MA. menegaskan bahwa posisi yang kini ia emban bukan jabatan, melainkan amanah yang bisa berujung kehinaan jika tidak dijalankan dengan benar.

Penegasan itu disampaikan Prof Lukman saat menjadi pembina upacara penghormatan bendera dan doa bersama, Senin (18/5/2026) yang merupakan sambutan pertamanya di hadapan sivitas akademika IAIN Bone sejak dilantik pada 11 Mei lalu.

Upacara rutin setiap tanggal 17 itu digeser sehari karena jatuh pada akhir pekan.

Prof Lukman mengutip hadis Nabi kepada sahabat Abu Dzar al-Ghifari sebagai landasannya. "Jabatan adalah amanah besar. Kalau dijalankan dengan baik akan jadi kebaikan, tapi jika sebaliknya akan jadi kehinaan sekaligus penyesalan," kata mantan Direktur Pascasarjana IAIN Bone itu.

Ia bahkan mengaku berdoa agar jabatan ini dijauhkan darinya jika pada akhirnya tidak membawa kebaikan bagi dirinya dan institusi.

Kepada seluruh sivitas akademika, Prof Lukman meminta dua hal secara terbuka: dibantu jika melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi kampus, dan dinasehati jika bersikap sebaliknya.

"Kalau Bapak dan Ibu melihat saya melakukan sesuatu yang kira-kira bisa menjadi nilai plus untuk kampus ini, maka saya sangat berharap, bantulah saya. Namun, seandainya ada sikap atau sesuatu yang kurang menguntungkan untuk kampus ini, maka tolong saya dinasihati," tegas Prof Lukman.

Ia mengenang pesan mendiang Ketua STAIN Watampone Prof. Haddise — "kita satu kesatuan, harus saling membantu, bukan saling membantai" — sebagai kalimat yang ia garis bawahi sejak satu dekade lalu dan relevan ia bawa hari ini.

Prof Lukman juga menyampaikan terima kasih kepada pendahulunya, Prof. Syahabuddin, yang memimpin IAIN Bone periode 2022–2026.

"Kita pada paham keberhasilan yang sudah sangat banyak beliau capai, mudah-mudahan bisa kita lanjutkan," harapnya. 

Upacara yang dihadiri seluruh sivitas akademika itu sekaligus menjadi momen pelepasan dua pegawai purna tugas: Dr. H. Abu Bakar, M.Pd., dosen IAIN Bone, dan Drs. H. A. Sulaeman, Kepala Subbagian Layanan Akademik.

(humas/iainbone)

Kembali