IAIN Bone dan DLH Bone Perkuat Kolaborasi di Bidang Lingkungan dan Ekoteologi

IAIN Bone dan DLH Bone Perkuat Kolaborasi di Bidang Lingkungan dan Ekoteologi

12 Agustus 2026

BONE – IAIN Bone dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bone memperkuat kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Ruang Rapat Senat, Rabu (12/8/2026).

Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Rektor IAIN Bone, Prof. Dr. H. Lukman Arake, Lc., MA, bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bone, Dray Vibrianto, S.IP., M.Si.

Kerja sama selanjutnya diperkuat melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) oleh Fakultas Syariah dan Hukum Islam serta Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Bone.

Dalam sambutannya, Rektor Prof Lukman Arake menyampaikan bahwa kerja sama dengan DLH Kabupaten Bone menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat perhatian terhadap persoalan lingkungan, khususnya melalui pendekatan akademik dan nilai-nilai keislaman.

Menurutnya, perhatian terhadap lingkungan tidak hanya berkaitan dengan hubungan manusia dengan Allah dan sesama manusia, tetapi juga mencakup hubungan manusia dengan alam atau hablum minal alam.

“Konsep ini sebenarnya sejak 1.400 tahun yang lalu sudah diakomodasi dalam Islam,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Al-Qur'an telah mengingatkan bahwa kerusakan di darat dan laut berkaitan dengan perbuatan manusia. Karena itu, kepedulian terhadap lingkungan perlu diterjemahkan dalam bentuk pengetahuan, kebijakan, dan tindakan nyata.

Prof Lukman juga menyoroti persoalan pengelolaan sampah di lingkungan kampus. Dengan jumlah mahasiswa IAIN Bone yang mencapai sekitar 10.000 orang, pengelolaan sampah menjadi bagian yang perlu mendapat perhatian serius.

Menurutnya, kerja sama dengan DLH dapat membuka ruang bagi IAIN Bone untuk mendapatkan arahan dan pendampingan teknis dalam menjaga keseimbangan lingkungan kampus, termasuk pengelolaan sampah dan pengembangan lingkungan di Kampus II IAIN Bone.

“Kalau pengelolaan sampah ini tidak tertata dengan baik, bisa dibayangkan sampahnya akan berserakan di mana-mana. Itu bisa menjadi sumber penyakit,” katanya.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Bone, Dray Vibrianto, menilai perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap lingkungan. Menurutnya, perubahan tidak cukup dilakukan melalui kebijakan, tetapi juga membutuhkan perubahan pola pikir dan budaya.

Ia memperkenalkan konsep hablum minal alam sebagai bentuk hubungan manusia dengan lingkungan yang perlu diperkuat dalam pendidikan.

“Yang bisa melakukan perubahan mindset dan culture set dengan menambah ilmu adalah para pendidik, cendekiawan, dan ilmuwan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti perubahan kondisi lingkungan yang terjadi dalam beberapa dekade terakhir. Ia mencontohkan kondisi salah satu sumber air di Bone yang menurutnya sekitar 30 tahun lalu memiliki debit sekitar 1,5 meter, sedangkan saat ini pada musim kemarau hanya tersisa sekitar 10 sentimeter.

Perubahan lingkungan tersebut, lanjutnya, tidak hanya berdampak pada ekosistem, tetapi juga dapat memengaruhi kehidupan masyarakat, termasuk sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang masyarakat Bone.

“Yang akan mendapat tantangan itu adalah anak-anak kita 10, 20, 30 tahun ke depan,” katanya.

Karena itu, ia mendorong agar kerja sama antara DLH dan IAIN Bone tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi diterjemahkan dalam kegiatan pendidikan, pelatihan, maupun program lingkungan yang melibatkan mahasiswa.

Salah satu bentuk yang didorong adalah pengelolaan sampah organik serta penanaman dan pemeliharaan pohon di lingkungan kampus. Menurut Dray, penanaman pohon memiliki dampak jangka panjang karena berperan dalam menjaga kualitas udara dan ketersediaan air.

Penandatanganan MoU dan MoA merupakan langkah awal bagi penguatan kolaborasi antara IAIN Bone dan DLH Kabupaten Bone dalam mengembangkan program yang berkaitan dengan lingkungan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan dihadiri para Wakil Rektor, Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik dan Kemahasiswaan (AUAK), para Dekan Fakultas, Direktur Pascasarjana, serta sejumlah pimpinan lainnya di lingkungan IAIN Bone.

(humas/iainbone)

Kembali