Ujian SSE UM-PTKIN 2026 Dimulai, IAIN Bone Optimis Jaring 1.000 Mahasiswa Baru

Ujian SSE UM-PTKIN 2026 Dimulai, IAIN Bone Optimis Jaring 1.000 Mahasiswa Baru

08 Juni 2026

BONE – Ujian Sistem Seleksi Elektronik (SSE) pada Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 resmi dimulai secara serentak di 59 titik lokasi ujian di seluruh Indonesia, Senin (8/6/2026).

Sebanyak 588 peserta mengikuti SSE UM-PTKIN di titik lokasi ujian IAIN Bone. Sementara itu, jumlah peserta yang memilih IAIN Bone sebagai perguruan tinggi tujuan tercatat sebanyak 614 orang. Berdasarkan jumlah pendaftar tersebut, IAIN Bone menempati peringkat ketiga nasional dalam kategori IAIN.

Secara nasional, UM-PTKIN tahun ini mencatatkan 64.479 peserta terdaftar. Angka ini menurut Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Prof. Amin Suyitno, mencerminkan peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Ujian SSE sendiri dijadwalkan akan berlangsung hingga 14 Juni 2026.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan IAIN Bone, Prof. Ridhwan, menyatakan bahwa pelaksanaan hari pertama berjalan lancar. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh panitia yang telah mempersiapkan ujian ini dengan matang.

"Alhamdulillah, dengan segala persiapan yang matang oleh panitia, di hari pertama ini berjalan dengan baik. Terima kasih banyak atas kerja samanya, semoga berjalan dengan baik sampai hari Kamis," ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapannya kepada seluruh peserta.

"Semoga dikerjakan soalnya dengan baik, lulus sesuai dengan pilihannya masing-masing. Kalaupun masih ada yang tidak terjaring, masih ada jalur Mandiri yang bisa mengakomodasi," tambah Prof. Ridhwan.

Ketua Panitia PMB IAIN Bone, Dr. Idrus L., memastikan bahwa seluruh infrastruktur dan sumber daya manusia telah disiapkan secara optimal jauh sebelum hari pelaksanaan. "Persiapan kita alhamdulillah sudah 100 persen. Tidak ada kendala. Jaringan juga alhamdulillah sudah bagus," ujarnya.

Dr. Idrus juga membeberkan target panitia untuk keseluruhan penerimaan mahasiswa baru tahun ini.

Dari jalur SPAN-PTKIN, sebanyak 747 peserta dinyatakan lulus, namun yang akhirnya mendapat Nomor Induk Mahasiswa (NIM) sebanyak 374 orang. Panitia berharap jalur UM-PTKIN bisa mendongkrak angka tersebut secara signifikan.

"Kita berharap bisa tembus di atas 1.000 mahasiswa baru untuk jenjang S1. Kalau sampai 1.300 atau 1.500, itu luar biasa. Tapi target panitia adalah di atas 1.000," tegasnya.

Untuk mendukung target tersebut, jalur Mandiri akan dibuka pada 16 Juni hingga 12 Juli 2026. Panitia berharap sosialisasi yang lebih masif dapat mendatangkan lebih banyak calon mahasiswa baru dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Sementara itu, dari data nasional, UM-PTKIN 2026 juga mencatat sejumlah hal menarik. Sebanyak 43 peserta difabel turut mengikuti ujian tahun ini, serta 20 peserta non-muslim. Bahkan terdapat peserta asing, salah satunya dari Papua Nugini, yang mendaftar untuk menempuh studi di Indonesia melalui jalur ini.

(humas/iainbone)

Kembali