Dorong ASN Pahami Tupoksi, Biro AUAK IAIN Bone Gelar Bimtek Cascading E-Kinerja

Dorong ASN Pahami Tupoksi, Biro AUAK IAIN Bone Gelar Bimtek Cascading E-Kinerja

14 April 2026

BONE – Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Layanan Kepegawaian bagi seluruh unit kerja di lingkungan kampus.

Kegiatan ini berlangsung secara bertahap mulai 7 hingga 15 April 2026, dipimpin langsung oleh Kepala Biro AUAK, Muhammad Yunus, bersama Tim Fungsi Organisasi, Kepegawaian, dan Hukum (OKH).

Bimtek ini digelar sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas administrasi kepegawaian sekaligus pemenuhan kewajiban Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2026. 

Sejumlah agenda krusial dibahas dalam kegiatan ini, mulai dari cascading dan pengisian Rencana Hasil Kerja (RHK) pada aplikasi E-Kinerja yang mencakup sinkronisasi Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Individu (IKI) SKP tahun 2026, hingga teknis penilaian kinerja Triwulan I periode Januari–Maret 2026.

Selain itu, peserta juga mendapat pendampingan teknis terkait pemutakhiran data pada aplikasi SIASN, merujuk pada surat Kepala Biro SDM Kemenag Nomor P-013559/B.II/KP.07.2/03/2026 tertanggal 30 Maret 2026. Koordinasi layanan kepegawaian lainnya turut dibahas, mencakup mutasi, kenaikan pangkat, kenaikan jabatan, Kenaikan Gaji Berkala (KGB), serta peremajaan data administrasi kepegawaian.

Bimtek dilaksanakan secara bergulir di masing-masing unit kerja. Biro AUAK menjadi unit pertama yang mendapat giliran pada 7 April, disusul Fakultas Syariah dan Hukum Islam (8 April), Fakultas Tarbiyah (9 April), Pascasarjana (13 April), Lembaga, UPT, dan SPI (14 April), serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam bersama Fakultas Ushuluddin dan Dakwah pada 15 April 2026.

Kepala Biro AUAK, Dr Muhammad Yunus, menjelaskan bahwa cascading menjadi salah satu poin penting yang ditekankan dalam bimtek ini. Menurutnya, pemahaman setiap pegawai terhadap uraian tugasnya masing-masing menjadi kunci efektivitas kerja secara kelembagaan.

"Cascading ini tujuannya bagaimana masing-masing pegawai bisa memahami uraian tugas yang menjadi tanggung jawabnya," ujar Dr Muhammad Yunus.

Ia menjelaskan bahwa mekanisme cascading berjenjang dari tingkat kementerian hingga ke individu pegawai. "Dari Menteri Agama atau Kementerian turun ke Dirjen Pendis, Dirjen Pendis turun ke Rektor, Rektor turun ke jajarannya, sehingga tugas yang dilaksanakan mengarah pada pencapaian visi dan misi Kementerian Agama. Mengurai pekerjaan dari atas ke bawah," jelasnya.

Dr Muhammad Yunus juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini memberi dampak nyata bagi kinerja seluruh ASN di lingkungan IAIN Bone. "Harapan kita, seluruh pegawai ASN memahami tupoksinya, mengerti apa yang menjadi beban tanggung jawabnya, serta tahu melaksanakan tugas yang diamanahkan sehingga pelaksanaan tugas itu berjalan dengan efektif," pungkasnya.

(humas/iainbone)

Kembali